Kejutan pertama sudah menghadang......Biasanya ada 2 kapal yang berangkat dari Muara Angke ke Pulau Pramuka. Pagi itu salah satu kapal ternyata di-carter. Alhasil cuma tersedia 1 kapal. Dan ternyata Sabtu pagi itu penumpang yang pengen ke Pulau Pramuka buanyaaak banget.
Tadinya gue dan temen temen gue udah ragu. But we have no choice.... akhirnya kita naik perahu tersebut, berdesak desakan dengan penumpang lainnya. Nama kapalnya ada Radja Express. Hehehehehehe..... inget nama Radja jadi inget Ian Kasela.
Sekitar jam 7.15 pagi akhirnya si Radja Express berangkat meninggalkan Muara Angke.
Ternyata yah boo.... wisatawan yang pengen ke Pulau Pramuka dan sekitarnya itu ada juga beberapa warga negara asing. Gue ketemu ada beberapa orang bule, dan ada juga orang orang India (tp bukan India yang keling keling lho yaaah).
Gue duduk di area depan kapal. It was fun. Gue bisa ngeliat banyak pemandangan yang jarang banget gue liat. It was totally fun.
Tapi keceriaan tersebut hanya berlangsung 1.5 jam. Karena setelah itu yang terjadi adalah adrenalin mulai naik ketika terjadi kerusakan mesin di kapal yang kami tumpangi. Mesin pemompa air mendadak rusak, sehingga tidak ada yang bisa mengeluarkan air dari kapal.
Lama kelamaan kapal mulai ngadat dan penumpang mulai panik.
Karena gue ada di bagian depan, gue ga ngerti apa yang terjadi. Hihihihihi......
Begonya, pas kapal oleng ke kanan dan ke kiri gue malah teriak "Waaaah..... SERUUUUU"......
Hahahahahahaha......
Ketika keadaan makin genting, anak buah kapal mulai membagikan life vest warna orange. Huhuhu..... TEGAAANG......
Dan begonya, ternyata life vest tadi jumlahnya kurang.... dan gue ga kebagian.
Anjriiiiiiiiiiiiiiit................!!!!!!!!!!!
Dan yang bikin tambah tegang adalah ketika salah satu ABK nanya : "SEMUA BISA BERENANG KHAN?"..... Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa............................. gue ga bisa berenang.....
"Ada yang ga bisa berenang?" tanya dia lagi.....
Gue langsung ngacung tinggi tinggi......
"Mas, ini serius lho....." kata dia lagi....
Gue jawab "iyah, ini juga serius kok"......
Hahahahahaha....
Untung ada satu pulau yang bisa kelihatan. Belakangan kami tau bahwa nama pulau tersebut adalah pulau Pari (setelah perahu mendarat darurat disitu).
Kapal Radja Express akhirnya diarahkan ke pulau tersebut dan dengan langkah terseok seok (dan semua penumpang dengan muka harap harap cemas, dan sebagian sudah siap nyemplung ke laut) akhirnya kapal bisa merapat.
Satu hal yang gue acungi jempol yaaah... begitu kapal Radja Express mengirim signal emergency ke kapal kapal kecil lain yang kebetulan ketemu, mereka semua langsung ngerti dan mereka langsung mendekat ke arah Radja Express. Mereka membuntuti dari belakang, berjaga jaga in case si Radja ini beneran tenggelam.
Cerita yang tegang itu akhirnya berakhir lumayan happy ending, karena kapal berhasil merapat di dermaga Pulau Pari.
[to be continue]

0 comments:
Post a Comment