Saturday, May 23, 2009

Tentang Comfort Zone

Kemarin malem gue sempet chatting via YM dengan salah seorang teman dari masa lalu. Saat ini dia bekerja di salah satu MNC ternama dunia.

Awalnya cuma chat bobodoran. Tapi ga lama kemudian akhirnya ngomongin masalah kerjaan.

Gue (G) : Elo lg online di cafe yah?
Temen Gue (TG) : Yoi. Sambil brosing brosing lowongan kerjaan
G : Lha, elo khan udah enak. Kerja di U*******. What's wrong with your job?
TG : Nothing wrong. Gue mo cari tantangan baru aja.
G : Emang kenapa?
TG : Kerjaan gue sekarang udah terlalu enak. Gue ga mau terjebak comfort zone.
...
...
...
...
Woow..... jawaban yang bagus banget kalo menurut gue sih. Some might say that is foolish. Khan semua orang pengen cari keamanan dalam hidupnya..... pengen cari kenyamanan. Tapi kok temen gue malah pengen keluar dari comfort zone.
Tapi untuk gue, jawaban dia itu bagus. 
Kebanyakan orang pindah kerjaan karena faktor uang. Tapi dia kepengen pindah kerja karena ga mau terjebak comfort zone.

Dulu gue pernah denger atau baca (gue lupa) mengenai comfort zone. Pada dasarnya seseorang memang akan mencari comfort zone. Tapi comfort zone itu seharusnya cuma seperti tempat peristirahatan sementara, bukan tujuan akhir. Kalau seseorang terlalu di comfort zone, dia bisa kehilangan "ketajaman"-nya. Dia akan mulai menikmati comfort zone tersebut dan mulai kehilangan kewaspadaannya. Apabila suatu saat comfort zone itu hilang, maka orang tersebut bisa jadi akan tidak siap.

Pelajaran berharga buat gue..... 

0 comments: