Thursday, January 08, 2009

Israel oh Israel....

Duh, jengah banget gue denger berita di TV (eh denger apa liat tuh yah) isinya perang Israel mulu.
Jalur Gazaaaa mulu.....
Cape ga sih lo pada? Gue sih cape....

Semua orang mengutuk serangan Israel ke jalur Gaza. Israel ngakunya ini adalah serangan balasan karena orang Hamas duluan yang ngirim rudal.... bla bla bla bla bla.....
Duh duh duh..... bodo ah.......
Semua bisa saling klain siapa yang mulai duluan dan siapa yang mbales.....

Yang paling males lagi pas ada orang yang mengkaitkan ini sebagai perang agama. Set daaah booo.... ga cape lo pade diprovokasi perang agama mulu?
Dulu perang teluk dibilang perang agama. Ambon juga perang agama. Poso juga perang agama.
Seneng amat sih ngait ngaitin kejahatan kemanusiaan dengan perang agama? Emangnya agama mana sih yang ngajarin umatnya untuk perang dan bunuh bunuhan?

SIGH.....
Sekarang semua orang menyalahkan Israel sebagai penjajah yang merebut tanah bangsa Palestina. Israel sedang jadi number one enemy di seluruh dunia (kecuali di negaranya Obama).
Gue pribadi yakin ada banyak latar belakang dibalik semua perang yang terjadi. Ga mungkin cuma gara gara sepele. Gue bukan ahli politik. Gue bukan pengamat perang. Gue mungkin bukan orang yang kompeten nulis ini itu. Tapi gue pengen coba ngajak kita ngeliat dari sudut pandang yang berbeda.
Well.... gue ga bermaksud untuk mbela Israel. Ga ada untungnya juga gue belain mereka. Tapi gue pengen coba sedikit ngajak kita mikir pake pola pikir orang orang Israel itu deh.

Perhatiin gambar di bawah ini

Tanah Konflik

Jujur, gue ga tau ini originatornya siapa. Tapi peta di atas menggambarkan perubahan kepemilikan dari tahun 1946 sampai 2000 di tanah Israel dan Palestina.

Kalo dilihat dari peta di atas, terlihat sekali bahwa dalam 50 tahun terakhir, negara Israel semakin luas.

Jadi, bener dong.... Israel itu penjajah?
Jadi Israel jahat dong yah? Hehehehe..... bentar bentar bentar....

Let's put it this way. Mungkin cuma Israel aja satu satunya negara di muka bumi yang batas batas wilayahnya bener bener ditetapkan oleh Tuhan langsung, dan itu tercatat dalam Kitab Suci mereka (Taurat). Ketika dulunya mereka kembali dari penjajahan di tanah mesir selama 400 tahun dengan dipimpin oleh nabi Musa, Allah memperlihatkan tanah perjanjian antara DIA dengan Abraham (Ibrahim). Dan kalo gue ga salah tanah perjanjian itu adalah seluas negara Israel sekarang ini.

Perhatiin gambar dibawah ini...

Kerajaan Israel jaman Daud

Itu adalah peta jaman kerajaan Israel pada saat diperintah oleh raja Saul, raja Daud, dan raja Salomo (Sulaiman). Jadi peta itu adalah peta negara Israel 3000 - 3500 tahun yang lalu.
Kira kira sama khan dengan negara Israel sekarang?

Nah, sekarang coba bayangkan bahwa kita berada di posisi sebagai bangsa Yahudi (orang Israel) dimana batas negaranya sudah dipatok dari jaman purba kala oleh Tuhan pencipta langit dan bumi..... tercetak dalam kitab suci yang diakui oleh 3 agama : Yahudi + Kristen + Islam... (kalo ga salah ketiga agama ini mengakui keabsahan kitab Taurat sebagai kitab Tuhan khan?). Kira kira kita mo ngapain kalo kita di posisi sebagai orang orang Yahudi? Apakah kita akan berupaya memperoleh tanah perjanjian tersebut (sesuai dengan yang tertulis dalam kitab suci)? Atau kita biarkan tanah air kita ilang begitu aja? Kalo jawaban kita adalah "kita akan lakukan apapun untuk merebut kembali tanah pusaka tersebut", maka sebenarnya kita sedang setuju dengan tindakan Israel. Hehehehehehe. Think carefully before you answer.

Nah, sekarang setelah bisa lihat dari sudut pandang bangsa Yahudi, silahkan deh putuskan... apakah mereka emang penjahat dan penjajah, atau mereka pun sebenarnya sama seperti bangsa Palestina.... memperjuangkan sesuatu yang mereka anggap sebagai warisan?

Gue pribadi ga setuju dengan aksi kekerasan Israel... sama seperti gue ga setuju dengan aksi kekerasan Amerika di Afganistan dan Vietnam.... sama seperti gue ga setuju terhadap perang Irak Iran.... sama seperti gue ga setuju dengan invasi Irak ke Kuwait..... sama seperti gue ga setuju dengan kekerasan di Aceh.... sama seperti gue ga setuju dengan pemboman di Bali.... sama seperti gue ga setuju dengan peristiwa WTC di Amerika.... sama seperti gue ga setuju dengan kekerasan Mei 1998..... dan lain lain.

Sekali lagi, gue ga ada niatan apapun terhadap Israel dan /atau Palestina. Gue ga mbela siapapun. Gue ngga ngutuk siapapun. Buat gue it's too political. It's about their land.
Sama seperti waktu gue nulis (mengkritik) tentang natal.... tujuan gue adalah ngajak kita untuk ngeliat lebih jauh dan ga gampang ikut arus. Kalo masih pada mo ngebenci Israel yah monggo. Kalo pada mo ngutuk Israel yah monggo.

Udah ah.... males gue ngomongin Israel.... negeri sendiri aja ga beres beres malah mikirin negara orang.

No comments: